This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 19 September 2015

Jenis-Jenis Kutil

Jenis-jenis Kutil

Walau risiko seseorang tertular kutil dari orang lain memang kecil, bukan berarti kutil tidak bisa menular ke orang lain. Setiap orang memiliki sistem kekebalan tubuh yang berbeda-beda, maka dari itu ada orang yang langsung kutilan setelah bersentuhan, namun ada juga yang tidak menular.
Menurut ahli penyakit kulit, seperti yang dikutip dari WikiPedia, secara umum kutil digolongkan menjadi empat kelompok, common warts (verruca vulgaris), verrucas (plantar warts), plane warts (verruca plana), dan filiform warts (verucca filiformis).

1. Common warts

Adalah jenis kutil berpermukaan kasar serta teksturnya berupa benjolan menebal. Kutil jenis ini biasa disebut juga dengan istilah papula atau plak. Kutil ini sering timbul buku jari, jari, siku dan lutut. Kebanyakan memiliki bintik-bintik kecil gelap yang berasal dari pembuluh darah beku.

2. Verrucas

Kutil jenis ini biasanya muncul di telapak kaki, kadang-kadang di tumit dan jari kaki. Jenis kutil ini bisa terasa menyakitkan dan biasanya tumbuh ke dalam kulit karena adanya tekanan dari telapak kaki. Ciri khasnya memiliki titik hitam di tengah dengan daerah putih disekitarnya yang mengeras.

3. Plane warts

Kutil jenis ini biasanya berbentuk bulat, datar, mulus, dan umumnya berwarna kekuningan, kecoklatan, atau menyesuaikan warna kulit penderitanya. Lebih umum biasanya terjadi pada anak-anak dan ditemukan pada tangan, kaki serta wajah.

4. Filiform warts

Ciri-ciri kutil jenis ini memiliki bentuk panjang dan biasanya ditemukan pada kelopak mata, leher, dan ketiak.
Sebagian besar kutil memang tidak membutuhkan perawatan medis secara khusus, karena kebanyakan kutil bisa hilang dengan sendirinya. Namun demikian, jika ternyata kutil tersebut menimbulkan rasa nyeri, mudah berdarah, mengubah penampilan, menyebar ke daerah lain atau tumbuh kembali setelah hilang, maka sebaiknya anda segera memeriksakan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan dan penanganan yang tepat.

PENGOBATAN

Sebagian besar kutil dapat sembuh sendiri tanpa pengobatan. Penyembuhan terjadi dalam jangka waktu bulanan hingga tahunan. Gangguan seperti nyeri, kutil yang makin menyebar banyak, dan mudah berdarah, lebih disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter.
Obat oles kimiawi seperti asam salisilat atau asam laktat mungkin diresepkan dokter untuk dapat memberantas kutil. Pengobatan ini membutuhkan waktu setidaknya 3-4 bulanan hingga tuntas. Periode pengobatan kimiawi ini serupa dengan krioterapi, yang membekukan kutil dengan nitrogen cair, dan butuh waktu bulanan juga tergantung jenis kutilnya. Cara lain dengan bantuan alat listrik seperti laser dan electrosurgery. Pengobatan bertujuan memberantas kutil, bukan virusnya. Jadi, ada peluang kutil tumbuh lagi di lokasi yang sama atau berbeda.



Kutil dan Penyebabnya

KUTIL

Kutil, wart, atau papilloma adalah pertumbuhan kulit lapisan atas yang berlebihan karena infeksi virus. Jenisnya bermacam-macam sesuai bentuk dan lokasinya. Beberapa yang sering terjadi diantaranya adalah common warts (verruca vulgaris), flat warts (verruca plana), filiform warts, plantar warts, dan genital warts.


PENYEBAB

Infeksi kulit ini disebabkan oleh human papillomavirus (HPV). Ada sekitar 100 lebih tipe HPV penyebab kutil. Virus masuk melalui permukaan kulit yang terluka. Lapisan atas kulit yang terinfeksi akan mengalami pertumbuhan yang lebih cepat dibanding normal. Kontak langsung dengan kutil penderita dapat meningkatkan risiko penularan. Garukan dan memotong kutil juga berpeluang meningkatkan penyebaran virus ke bagian lain tubuh.

GEJALA

Kutil dapat menyerang semua orang, namun lebih sering menyerang anak-anak, terutama umur 12 sampai 16 tahun. Gejala dan tandanya berbeda-beda sesuai tipe kutilnya. Umumnya ditemukan semacam tumbuh daging kecil di permukaan kulit sekitar wajah, lengan, tangan, lutut, dan kaki. Kadang tampak halus, tapi dapat juga teraba kasar. Dapat muncul berkelompok atau menyendiri. Gatal mungkin muncul pada beberapa kasus.
  • Common warts (verruca vulgaris)
 memiliki permukaan yang menonjol kasar dan keras. Lebih sering ditemukan di area lutut dan tangan.
  • Filiform warts
terlihat pertumbuhannya berbentuk tipis tapi panjang. Sering mengenai area sekitar kelopak mata dan bibir.
  • Plantar warts
berbentuk kecil dengan daerah yang pucat di sekelilingnya dan terasa mengeras. Ciri khas kutil di telapak kaki ini yaitu disertai bintik kehitaman di tengahnya. Sebenarnya ini adalah penampakan pembuluh darah. Kadang kutil ini menimbulkan rasa nyeri saat berjalan.

  • Genital warts
berbentuk pertumbuhan kulit yang keabuan menyerupai bunga kol. Penyakit ini termasuk penyakit menular seksual (PMS) dan dapat terkait dengan kanker leher rahim. Bagian tubuh yang sering terkena yaitu penis, bibir vagina, dan lubang dubur. Topik ini membutuhkan pembahasan tersendiri.


Penangkal Ruam

Bahan-Bahan Alami Untuk Menangkal Ruam
Menggunakan bahan-bahan alami ternyata juga berlaku untuk gangguan kesehatan kulit seperti gatal atau ruam. Ada beberapa bahan alami yang dapat digunakan guna menangkal gatal atau ruam yang diakibatkan senyawa beracun, seperti racun binatang atau bahan kimia tertentu. Berikut di antaranya.

1. Timun

Timun memiliki senyawa yang bersifat menyejukkan dan menyegarkan, maka timun banyak digunakan di salon-salon kecantikan. Namun tidak hanya itu, timun juga bisa digunakan sebagai obat ruam di kulit. Timun bisa dipotong, ditumbuk, atau diparut dan kemudian ditaruh di atas kulit yang ruam.

2. Kulit pisang

Khasiat kulit pisang untuk menyejukkan gatal sudah dikenal sejak lama. Cara penggunaannya cukup mudah, kulit pisang diletakkan di atas kulit yang gatal dengan bagian dalam menghadap ke kulit, kemudian dipijat perlahan hingga gatal berkurang.

3. Cuka apel

Dengan segudang manfaat lain di dalamnya, cuka apel juga bermanfaat sebagai penangkal gatal. Pengaplikasiannya yaitu dengan menggunakan kapas atau kertas yang sudah ditetesi dengan cuka apel dan ditaruh di atas ruam. Fungsinya yaitu untuk menetralkan racun yang mungkin merupakan penyebab ruam.

4. Baking soda

Penggunaan baking soda
 di kulit yang gatal dapat menarik racun ke permukaan sehingga dikenal juga sebagai obat jerawat alami. Untuk meringankan ruam, terutama ruam merah yang melepuh, tiga sendok baking soda dapat dicampur dengan air dan dioleskan ke kulit yang ruam.

5. Oatmeal

Gatal dan ruam ternyata juga dapat diatasi dengan oatmeal. Pertama, oatmeal dihaluskan hingga menjadi bubuk, kemudian masukan ke dalam kantong yang diikatkan pada kran tempat keluarnya air pada bak mandi. Berendamlah di air hangat yang sudah tercampur dengan oatmeal selama 30 menit. Oatmeal juga bisa langsung diaplikasikan pada bagian kulit yang ruam dan gatal.

6. Lidah buaya

Lidah buaya atau dikenal juga dengan Aloe vera dapat digunakan sebagai penyejuk rasa terbakar pada kulit. Getah lidah buaya bisa langsung dioleskan pada bagian kulit yang terasa terbakar.

7. Alkohol

Alkohol digunakan untuk mencegah penyebaran gatal karena racun. Oleskan alkohol dengan cepat ke daerah kulit yang terkena racun guna mencegah racun masuk lebih ke dalam pada kulit.

8. Sari lemon

Asam dari sari lemon merupakan astringent (bahan yang bersifat mengeringkan) alami. Sari lemon bekerja dengan mengeliminasi minyak yang berlebihan, sehingga banyak digunakan sebagai produk kecantikan. Namun dalam menangkal gatal, sari lemon dapat menyerap racun yang berbentuk minyak sehingga mengurangi gatal. Sari lemon bisa langsung dioleskan pada bagian kulit yang gatal dan ruam.

9. Air mengalir

Begitu kulit terkena racun atau bahan kimia, hal yang paling mudah dilakukan yaitu mencucinya di bawah air mengalir. Air mengalir akan membawa racun keluar dari permukaan kulit sehingga mencegahnya untuk masuk lebih dalam.

10. Kompres dingin

Kompres dingin langsung di kulit yang ruam untuk meringankan gatal dan mencegah Anda untuk menggaruknya. Ingat, kuku yang tajam dapat membuka bagian ruam yang melepuh sehingga menyebabkan infeksi.


Ruam

Ruam

Ruam adalah inflamasi dan perubahan warna yang terjadi pada kulit manusia. Timbulnya gatal-gatal, benjol, mengelupas, bersisik, atau terjadi iritasi adalah bentuk-bentuk reaksi pada kulit yang mengalami ruam. Beberapa di antara penyebab ruam adalah akibat alergi, efek samping obat-obatan, kosmetik, dan berbagai macam penyakit.




Berikut ini beberapa kondisi yang menyebabkan ruam beserta penjelasannya:

Dermatitis seboroik
adalah penyakit kulit yang menjangkiti kulit kepala dan bagian tubuh yang berminyak. Lokasi pada tubuh yang biasa terkena penyakit ini adalah punggung, wajah, serta dada bagian atas. Ini bukan penyakit menular, tapi bisa cukup parah hingaa memengaruhi rasa percaya diri penderitanya. Gejalanya adalah kulit akan terasa gatal atau bisa perih, terkupas, kulit kepala merah dan berketombe.

Dermatitis atopik
Dermatitis atopik atau eksim atopik adalah peradangan pada permukaan kulit yang menyebabkan munculnya ruam yang terasa gatal. Biasanya disertai dengan kulit yang memerah, dan pecah-pecah akibat kering. Umumnya kondisi ini terjadi pada anak-anak, tapi juga bisa menyerang orang dengan usia berapa pun. Eksim atopik biasanya muncul pada bagian kulit yang memiliki lipatan.


Dermatitis kontak
Dermatitis kontak adalah peradangan pada kulit karena terjadinya kontak dengan unsur asing yang menyebabkan alergi. Beberapa benda atau unsur asing yang bisa menyebabkan kondisi ini antara lain sabun, kosmetik, pewangi, perhiasan, dan tanaman atau bunga. Pengobatan yang dilakukan untuk kondisi ini adalah Anda harus mengetahui penyebabnya dan menghindarinya. Jika bisa dihindari, ruam akan menghilang dalam 2-4 minggu.


Ruam popok
Ruam popok adalah inflamasi pada kulit yang terlihat memerah terang pada bokong bayi. Kondisi ini biasanya muncul karena popok yang basah dan jarang diganti, kulit yang sensitif, dan kulit yang lecet karena digaruk. Umumnya terjadi pada bayi, tapi bisa juga menimpa siapa pun yang memakai popok secara rutin. Penggantian popok secara rutin, pemakaian salep, dan mengeringkan dengan angin bisa dilakukan untuk menangani ruam popok.


Infeksi jamur
Jamur adalah organisme primitif yang hidup di tanah, udara, tanaman, dan air, ada juga beberapa jamur yang hidup di tubuh manusia. Infeksi jamur lebih mudah terjadi pada orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.

Terkait penanganan pada infeksi tingkat parah, obat antijamur oral bisa menjadi cara mengatasinya. Selain itu,  penanganan terhadap infeksi jamur yang memengaruhi kulit dan kuku pada manusia, disarankan untuk segera diberikan obat luar secara langsung pada bagian yang terinfeksi.

Sengatan dan gigitan
Serangga seperti lebah, semut, nyamuk (termasuk penyebab malaria dan demam berdarah), semut api, lalat, kutu, tawon, dan juga arachnida seperti laba-laba akan menyengat dan/atau menggigit ketika merasa terganggu atau terdesak. Reaksi alergi akan muncul akibat racun yang dikeluarkan melalui sengatan serangga. Racun yang muncul biasanya hanya menyebabkan ruam, gatal dan rasa tidak nyaman.


Cacar air
Cacar air atau varisela adalah penyakit yang disebabkan oleh virus varisela zoster yang ditandai dengan kemunculan gejala utamanya berupa ruam pada kulit. Bagian yang paling sering terpengaruh ruam akibat cacar air adalah wajah, belakang telinga, kulit kepala, lengan, dan kaki. Pengobatan yang dilakukan hanya untuk menurunkan gejala yang terjadi, misalnya parasetamol untuk menurunkan demam, dan losion atau bedak untuk mengurangi rasa gatal.


Cacar api (cacar ular)
Cacar api atau cacar ular juga dikenal dengan sebutan herpes zoster disebabkan oleh varisela zoster sebagai virus yang juga menyebabkan cacar air. Ruam yang muncul akibat kondisi ini bisa disertai demam, menggigil, sakit kepala, dan nyeri di seluruh tubuh.


Kurap
Kurap adalah penyakit yang menyerang kulit dan disebabkan oleh jamur. Kondisi ini biasanya terjadi pada kuku, kepala, selangkangan dan kaki. Ini adalah penyakit yang umum dan bisa menyerang siapa saja, terutama anak-anak. Ruam dan gatal-gatal dapat menyebar ke seluruh tubuh akibat kondisi ini.


Scarlet fever
Scarlet fever adalah infeksi bakteri (Streptococcus grup A) yang biasanya menjangkiti anak-anak dan menyebabkan ruam merah muda yang jelas terlihat. Selain ruam, gejala yang muncul biasanya disertai dengan sakit tenggorokan, lidah yang membengkak, demam tinggi, dan sakit kepala. Scarlet fever sangat mudah menular, bisa terhirup dari cairan bersin atau batuk yang keluar, menyentuh kulit penderita impetigo, berbagi handuk, pakaian, atau selimut yang sudah terkontaminasi. Penanganan yang dilakukan biasanya dengan mengonsumsi obat-obatan antibiotik.


Alergi obat
Alergi obat adalah reaksi abnormal dari sistem kekebalan tubuh Anda terhadap obat yang dikonsumsi. Gejala yang paling umum dari alergi obat adalah munculnya ruam yang disertai demam dan biduran (urtikaria). Alergi obat berbeda dengan efek samping obat atau dengan keracunan obat akibat overdosis. Alergi obat bisa menyebabkan reaksi yang serius dan membahayakan nyawa.


Campak
Campak adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dan mengakibatkan munculnya ruam di seluruh tubuh dan kondisi ini sangat menular. Campak bisa mengakibatkan komplikasi yang berbahaya. Gejalanya adalah mata merah dan sensitif terhadap cahaya, radang tenggorokan, demam, hidung beringus atau tersumbat, bercak putih ke abu-abuan pada mulut dan tenggorokan. Sistem kekebalan tubuh akan secara alami melawan infeksi virus ini. Jika parah atau terjadi komplikasi, Anda memerlukan penanganan medis secepatnya.


Kandidiasis kulit
Kandidiasis kulit adalah infeksi jamur yang terjadi pada bagian kulit manusia yang disebabkan oleh jamur Candida. Infeksi jamur bisa sangat berbahaya bagi orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Kondisi ini bisa muncul di mana saja, tapi cenderung berada di lipatan kulit, seperti ketiak, , antara jari, bawah payudara, dan selangkangan. Ruam yang muncul bisa berwarna merah atau putih. Untuk mencegah penyebaran, dokter akan menyarankan pemakaian krim atau bedak antijamur.


Rubella
Rubella atau campak jerman adalah penyakit yang disebabkan oleh virus rubella dan mudah sekali untuk menyebar. Kondisi ini biasanya menyerang anak-anak dan remaja. Gejala yang muncul adalah ruam kemerahan yang muncul di wajah lalu menyebar hingga badan, tangan, dan kaki. Selain ruam, penderita rubella juga bisa mengalami demam, sakit kepala, hidung tersumbat atau berair, tidak nafsu makan, iritasi mata, dan nyeri persendian. Pengobatan rubella bisa dilakukan sendiri di rumah tanpa bantuan medis khusus untuk meredakan gejala.


Selulitis
Selulitis adalah infeksi jaringan kulit yang cukup serius, dengan gejala kulit terasa sakit saat dipegang, terasa panas dan juga terlihat membengkak berwarna kemerahan. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi kulit terluar, tapi juga bisa menyerang jaringan di bawah kulit dan menyebar hingga ke nodus limfa dan aliran darah. Selulitis paling sering terjadi di bagian kaki, meski bisa terjadi di bagian mana saja. Walau jarang, selulitis bisa dengan cepat menyebar ke bagian tubuh lainnya. Pengobatan untuk kondisi ini biasanya adalah obat antibiotik.


Luka bakar bahan kimia
Luka bakar bisa sangat menyakitkan hingga mengakibatkan kulit memerah, mengelupas, melepuh, hangus, hingga terjadi pembengkakan. Salah satu penyebab luka bakar adalah bahan kimia, baik bahan kimia rumah tangga maupun kimia industri. Pengobatan luka bakar sangat  bergantung pada tingkat keparahan luka bakar yang diderita.


Lupus
Lupus adalah penyakit inflamasi kronis yang disebabkan kesalahan sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringan dan organ tubuh sendiri, salah satunya adalah menyerang kulit. Jenis lupus yang menyerang kulit adalah lupus eritematosus discoid, dengan gejala-gejala, seperti rambut rontok, ruam merah dan bulat seperti sisik pada kulit, dan rambut pitak permanen..


Penyakit Kawasaki
Penyakit Kawasaki adalah kondisi yang bisa menyebabkan inflamasi pada dinding pembuluh darah di seluruh tubuh, biasanya terjadi pada anak-anak di bawah usia lima tahun. Penyakit ini juga bisa menyerang noda limfa, kulit, dan membran mukosa pada mulut, hidung, dan tenggorokan. Gejala awalnya adalah ruam kemerahan di area organ intim dan menyebar ke tubuh bagian atas, tangan, kaki, serta wajah. Selain itu, mata bisa memerah, jari tangan atau kaki membengkak dan merah, dan pembengkakan kelenjar getah bening di leher. Khusus untuk penyakit Kawasaki, aspirin bisa diberikan pada anak-anak untuk mengatasi inflamasi, menurunkan demam, dan mengurangi rasa sakit. Dosis aspirin akan ditentukan oleh dokter.


Sarkoidosis
Sarkoidosis adalah pertumbuhan dari sel-sel kecil yang mengalami peradangan di berbagai bagian tubuh, terutama pada bagian mata, kulit, paru-paru, dan noda limfa.  Terutama yang memengaruhi bagian kulit, gejala yang muncul adalah ruam, luka, perubahan warna, dan munculnya nodul. Biasanya kondisi ini bisa pulih dengan sendirinya, tapi ada beberapa kasus yang bisa menyebabkan kerusakan organ tubuh karena bertahan selama bertahun-tahun.






Macam-Macam Jerawat

7 Macam Jerawat

Jerawat merupakan jenis penyakit kulit yang paling sering tumbuh di wajah dan sangat mengganggu hingga mempengaruhi kecantikan wajah seseorang. Jenis-jenis jerawat yang ada di dunia medis sangat banyak yang harus diperhatikan. Kesehatan kulit menjadi hal yang sangat penting. Wajah mulus tanpa jerawat mungkin saja menjadi dambaan sebagian besar orang. Banyak orang merasa tidak nyaman dan tidak percaya diri ketika harus keluar rumah dengan kondisi wajah berjerawat.

Tentang Jerawat
Jerawat sendiri disebabkan karena pori-pori dikulit kita yang tersumbat sehingga memicu tumbuhnya semacam benjolan berwarna merah yang mengandung nanah. Jerawat merupakan penyakit kulit yang hampir semua orang pernah mengalaminya. Jerawat sendiri timbul karena perubahan hormon yang dialami penderitanya dan biasanya muncul saat penderitanya sedang mengalami menstruasi, dalam proses kehamilan, serta mengalami stress yang berlebih.
Banyak yang menyangka bahwa jerawat hanya ada satu jenis. Namun ternyata jerawat memiliki beberapa jenis, diantaranya yaitu:

Jerawat biasa


Hampir sebagian besar orang pernah menderita jerawat ini. Jerawat ini mudah dikenali karena bentuknya yang kecil dan berwana putih kemerahan. Jerawat ini timbul dikarenakan tersumbatnya pori-pori dan terinfeksi baktmeri propionibacterium acne. Bakteri tersebut hidup di daerah diprosuksinya asam lemak pada kantung kelenjar yang tersembunyi dibawah permukaan kulit atau sering juga disebut sebagai kelenjar sebaceous.Yang perlu diwaspadai dari bakteri ini yaitu karena bisa menimbulkan iritasi pada bagian wajah disekitarnya.

Cara Mengatasi
Jika anda ingin menangani masalah jerawat dalam jangka waktu singkat karena akan menghadiri sebuah acara penting, anda dapat menyiasatinya dengan mengoleskan pasta gigi pada jerawat yang muncul pada wajah anda menjelang tidur. Pasta gigi mengandung fluroide yang berkhasiat untuk mengurangi bengkak dan kemerahan yang ditimbulkan oleh jerawat. selain itu anda juga dapat menggunakan tomat maupun lemon sebagai masker untuk menghilangkan jerawat serta menghilangkan noda hitam bekas jerawat.

Jerawat Batu


Jerawat batu memiliki ukuran yang lebih besar daripada jerawat biasa. Jerawat batu berwarna lebih merah dan meradang. Jika terus dibiarkan, jerawat batu akan meninggalkan bekas yang susah dihilangkan. Jerawat batu atau yang sering disebut juga Cystic Acne disebebkan karena kelenjar minyak yang terlalu banyak dan pertumbuhan sel yang tidak normal. Jerawat batu tergolong jerawat yang parah.

Saran Pengobatan
Oleh karena itu, jika anda menderita jerawat batu yang bersarang pada wajah anda, ada baiknya anda berkonsultasi dengan dokter untuk kemudian menentukan pengobatan pada langkah selanjutnya.

Komedo


Komedo disebabkan oleh sel-sel kulit matti dan sekresi kelenjar minyak yang berlebih. Komedo terbagi menjadi dua macam yakni komedo tertutup dan komedo terbuka. Komedo tertutup terlihat seperti tonjolan kecil berwarna putih. Sedangkan komedo terbuka terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam.

Cara Pengobatan
Untuk menghilangkan jerawat jenis komedo ini, anda dapat menghilangkannya dengan putih telur. Caranya yaitu dengan mencelupkan kapas pada putih telur lalu tempelkan pada wajah anda yang berjerawat komedo. Tunggu sampai putih telur tersebut mengering, lalu angkat kapas tersebut. Anda akan melihat banyak komedo tercabut pada kapas tersebut.
Selain jenis jerawat yang telah disebutkan diatas, ada beberapa jenis jerawat lagi yang banyak dialami oleh penderitanya, yaitu:

Jerawat Juvenil


Jerawat ini timbul pada masa pubertas umur 14-20 tahun. Penyebab jerawat ini yaitu masalah hormonal yang belum stabil dalam memproduksi sebum.

Cara Mengatasi :
Untuk mengatasi jerawat ini anda bisa menggunakan sabun wajah yang memiliki PH seimbang atau sabun bayi transculent.
Jerawat tipe juvenil merupakan perkembangan dari hormon jadi mungkin harus di atasi dengan cara yang alami, jangan menggunakan cara berbahaya.

Jerawat Vulgaris


Jerawat vulgaris merupakan semacam kelainan kulit yang ditandai dengan erupsi komedo terbuka, komedo tertutup maupun jerawat yang diikuti dengan kulit kemerahan serta bersisik. Jerawat ini biasanya timbul pada masa remaja dan umunya berlanjut sampai pada masa dewasa. Jerawat ini bisa disebabkan karena kelebihan minyak, perubahan hormonal, produk kosmetik serta kulit mati yang tidak lepas secara semestinya.

Cara Mengatasi
Pengobatan yang tepat untuk jerawat jenis ini yaitu dengan cara menghilangkan bakteri, mengendalikan minyak berlebih pada wajah, serta dengan meningkatkan pergantian sel kulit mati. Jerawat ini biasanya akan membaik seiring berjalannya waktu tanpa ada intervensi apapun. Tapi jika jerawat ini sudah semakin parah, dapat menimbulkan kerusakan dan harus mendapatkan pegobatan dari dokter spesialis kulit. Jerawat ini tidaklah menular serta dapat disembuhkan.

Jerawat Rosacea

Jerawat ini biasanya timbul pada wanita yang berusia 30-50 tahun. Pada mulanya, jerawat ini akan tampak kemerahan yang dapat menimbulkan peradangan sehingga bisa menimbulkan sisik pada lipatan hidung.
Saran Pengobatan
Jerawat ini membutuhkan perawatan dari dokter kulit, biasanya berupa penguapan , kompres air panas atau dengan penyinaran menggunakan sinar infra merah untuk pengeringan jerawat.


Jerawat Nitrosica


Jerawat jenis ini harus diwaspadai karena yang jika dibiarkan akan menyebabkan lubang pada kulit wajah.
Saran Pengobatan
Pengobatn pada jerawat ini harus dengan bantuan dokter kulit. Teknologi kecantikan seperti mikrodermabrasi, teknologi laser, dan perawatan kecantikan lainnya dapat membantu untuk menghilangkan jenis jerawat ini.


Jerawat dan Penyebabnya

Jerawat 



Jerawat adalah suatu keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. Jerawat adalah penyakit kulit yang cukup besar jumlah penderitanya. Kligmann, seorang peneliti masalah jerawat ternama di dunia berpendapat,"Tak ada satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat di kulitnya." Kemungkinan penyebabnya adalah perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak di kulit. Perubahan hormonal lainnya yang dapat menjadi pemicu timbulnya jerawat adalah masa menstruasi,kehamilan, pemakaian pil KB, dan stres.




Penyebab Jerawat


Banyak sekali factor penyebab jerawat, berikut ini merupakan beberapa diantaranya:

1. Efek samping dari Stress
2. Karena Faktor Keturunan atau Genetik

3. Karena Aktivitas hormon ataupun akbiat penurunan hormon pada wanita

4. Akibat hormon testosteron pada pria

5. Disebabkan oleh kelenjar minyak yang sangat aktif (Hiperaktif)

6. Terdapat bakteri pada pori - pori kulit

7. Disebabkan oleh berbagai macam polusi udara

8. Akibat kita sering menggaruk wajah dan terjadi iritasi sehingga timbul jerawat

9. Akibat menkonsumsi pil KB

10. Anabolic Steroid

11. Karena adanya darah kotor

12. Jenis jerawat akan muncul tergantung pada umur kita juga

13. Terlalu banyak mengkonsumsi coklat

14. Terjadi penyumbatan pori - pori wajah akibat sel kulit mati tidak terangkat

15. Kurangnya memimun air putih juga bisa menyebabkan jerawat

16. Terlalu banyak merokok dan meminum alkohol

17. Akibat alergi pada kosmetik

18. Kurangnya asupan vitamin A pada tubuh. Contoh makanan yang mengandung vitamin A antara lain wortel, ubi, bayam dll

19. Kurangnya mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin B2 seperti ikan , susu dll

20. Sering memegang jerawat sehingga memperbanyak jerawat

21. Terlalu sering menyentuh wajah padahal tangan kita penuh dengan bakteri

22. Terlalu sering terkena sinar matahari secara langsung

23. Kurang menjaga kebersihan kulit

24. Jarang mencuci muka, padahal kegiatan mencuci muka harus dilakukan saat bangun tidur setelah beraktifitas dll

25. Akibat rambut yang tidak pernah diberihkan juga bisa mengakibatkan jerawat. karena rambut yang kotor sering menempel pada daerah wajah.

Pencegahan Impetigo pada anak

Pencegahan Impetigo pada anak

Penyebaran impetigo dapat dilakukan pencegahan dengan cara menjaga kebersihan tubuh, diantaranya adalah :
1.     Mencuci tangan dan kaki dengan menggunakan sabun.
2.     Apabila sudah bersentuhan dengan anak menderita impetigo segera untuk membersihkan tangan dengan menggunakan sabun.
3.     Memotong kuku anak anda dengan rutin untuk menghindari infeki kuman impetigo.
4.     Usahakan untuk tidak menyentuh hidung dan mulut ketika tangan anak anda kotor.
5.     Pada penderita impetigo barang-barang yang digunakan harus dipisahkan, cuci dengan menggunakan sabun dan air panas.

 

Pengobatan Impetigo pada anak

Untuk mendeteksi penyakit impetigo pada anak dokter akan melihat luka, tidak perlu melakukan tes laboratorium. Apabila anak menderita impetigo akan diberikan antibiotik untuk mengatasi penyebaran penyakit ini. Selain itu krim dan salep seringkali diberikan pada anak yang mengalami impetigo.
Pada luka yang tidak kunjung sembuh maka akan diambil sampel cairan pada luka untuk mengetahui jenis antibiotik yang sesuai dengan jenis impetigo tersebut. Walaupun pada dasarnya impetigo akan sembuh dengan sendirinya akan tetapi apabila tidak sembuh dan dibiarkan maka akan menyebabkan komplikasi yang lebih serius.
Dengan demikian impetigo adalah penyakit kulit yang disebabkan karena kuman, mudah sekali menyebar bahkan sangat sering menyerang usia anak-anak. Penyakit ini tidak berbahaya akan tetapi apabila sukar sembuh dan terjadi komplikasi akan membahayakan. Penyakit jenis ini sangat mudah dicegah dengan membersihkan diri dari bakteri dan selalu membersihkan diri ketika kontak langsung dengan yang menderita impetigo. Impetigo dapat disembuhkan dengan menggunakan antibiotik sesuai dengan anjuran dokter, obat yang diberikan berupa krim atau salep. Apabila sukar sembuh maka akan dilakukan test laboratorium untuk mengetahui jenis antibiotik yang sesuai dengan bakteri yang menyebabkan impetigo pada anak.