JENIS IMPETIGO
Impetigo
merupakan penyakit yang sangat menular. Bahkan apabila mengenai luka atau
barang yang dipegang.Impetigo dapat sembuh dengan sendirinya akan tetapi lebih
baik segera melakukan pengobatan agar tidak terjadi penyebaran dan infeksi yang
semakin buruk.Impetigo memiliki beberapa jenis, berikut ini adalah jenis impetigo :
1. Impetigo Contagiosa
2. Bullous Impetigo
3. Ecthyma
Selain itu impetigo dapat mengakibatkan komplikasi meskipun jarang terjadi seperti Poststreptococcal glomerulonephritis (PSGN) yaitu radang ginjal yang berkembang akibat infeksi bakteri dan sering menyerang anak usia 6-10 tahun. Selanjutnya Cellulitis yang menyerang jaringan di bawah kulit dan akan menyebar ke getah bening dan masuk ke aliran darah. Adapula yang menyebabkan infeksi methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) yang kebal akan antibiotik. Terakhir dapat menyebabkan komplikasi yang menyebabkan warna kulit menjadi gelap atau terang.
CIRI-
CIRI ANAK TERSERANG IMPETIGO
Impetigo bukan
merupakan penyakit yang membahayakan yang beruhubungan dengan sistem fatal anak
akan tetapi Impetigo akan mengganggu kesehatan anak lebih serius apabila
dibiarkan. Impetigo merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh kuman
Staphylocovvus Aures yang menyerang anak-anak semua usia. Sedangkan pada anak
usia 2-5 tahun umumnya disebabkan karena streptococcoli.Jenis kuman tersebut
sangat mudah menular.Pada anak yang terserang Impetigo akan mengalami luka yang merah pada area wajah kemudian pada sekitar hidung dan mulut anak. Bahkan menjadi tanda umum yang dialami oleh anak yang mengalami Impetigo. Apabila luka anak semakin parah maka luka akan pecah dan mengeluarkan nanah beberapa hari sehingga akan membentuk kerak yang berwarna coklat kekuningan atau borok pada area kulit.
Anak yang terserang kuman penyebab Impetigo dapat disimpulkan memiliki ciri-ciri seperti berikut ini :
1.
Kulit
anak memiliki warna merah disertai dengan bintik kecil pada bagian muka, kepala
dan tangan.
2.
Pada
bagian kulit yang sakit akan mengelepuh sehingga mengeluarkan cairan yang
memiliki warna kuning madu dan semakin luas.
3.
Anak
yang terjangkit impetigo akan mengalami gatal di area warna merah di kulit.
4.
Apabila
sakit maka akan menjalar pada bagian tubuh ke bagian lainnya sehingga cairan
akan melepuh.
5.
Akan terjadi pembengkakan kelenjar getah bening
yang terinfeksi pada daerah sekitarnya.
PROSES PERKEMBANGAN GEJALA IMPETIGO
Gejala impetigo tidak langsung muncul setelah penderita terinfeksi, namun gejala biasanya baru terlihat setelah 4-10 hari terpapar bakteri. Umumnya jenis impetigo yang lebih sering menjangkiti adalah nonbulosa. Jika Anda atau anak Anda menderita impetigo, hindarilah menyentuh area kulit yang terinfeksi untuk mencegah penyebaran.
Infeksi impetigo bulosa biasanya muncul di bagian tengah tubuh antara pinggang dan leher atau lengan dan tungkai. Sedangkan infeksi impetigo nonbulosa biasa terjadi di sekitar mulut dan hidung. Tapi dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya melalui perantara jari, handuk, atau baju yang telah terpapar bakteri.
Berikut ini adalah perkembangan gejala impetigo
bulosa:
- Kulit yang melepuh
dan berisi cairan berukuran 1-2 sentimeter yang terasa sakit dan membuat
kulit di sekitarnya gatal.
- Kulit melepuh yang
dalam waktu singkat dapat menyebar ini kemudian pecah dalam beberapa hari.
- Pecahan kulit yang
melepuh kemudian meninggalkan kerak berwarna kuning.
- Setelah sembuh,
kerak kuning tersebut hilang tanpa meninggalkan bekas sama sekali.
Berikut ini adalah perkembangan gejala impetigo
nonbulosa:
- Munculnya bercak
merah menyerupai luka yang tidak terasa sakit, namun gatal.
- Bercak bisa
menyebar dalam waktu singkat ketika disentuh atau digaruk, kemudian
berganti menjadi kerak berwarna kecokelatan.
- Setelah kerak yang
ukurannya sekitar 2 sentimeter ini kering, yang tersisa adalah bekas
berwarna kemerahan.
- Bekas berwarna
kemerahan ini dapat sembuh tanpa bekas dalam jangka waktu beberapa hari
atau minggu.










0 komentar:
Posting Komentar