Sabtu, 19 September 2015

Jenis, Ciri, dan Perkembangan Impetigo

JENIS IMPETIGO

Impetigo merupakan penyakit yang sangat menular. Bahkan apabila mengenai luka atau barang yang dipegang.Impetigo dapat sembuh dengan sendirinya akan tetapi lebih baik segera melakukan pengobatan agar tidak terjadi penyebaran dan infeksi yang semakin buruk.
Impetigo memiliki beberapa jenis, berikut ini adalah jenis impetigo :

1. Impetigo Contagiosa


Jenis impetigo ini memiliki luka yang berwarna merah pada wajah dan seringkali nampak pada bagian mulut dan hidung. Pada jenis impetigo contagiosa luka akan cepat pecah, berair dan memiliki nanah bahkan pada kondisi kering akan mengalami kecoklatan. Impetigo Contagiosa tidak menimbulkan demam akan tetapi pembengkakan pada kelenjar getah bening. Impetigo mudah menular sehingga penyebaran infeksi ke bagian tubuh lebih mudah.

2. Bullous Impetigo



Jenis ini banyak menyerang anak di bawah 2 tahun. Mekipun impetigo sakit dan melepuh yang berisi cairan. Luka infeksi dapat menjadi koreng dan waktu untuk sembuh kembali lama ketimbang jenis impetigo lain. Bagian tubuh yang seringkali terserang bullous impetigo adalah badan, kaki dan lengan.

3. Ecthyma


Jenis impetigo yang dapat menyerang kulit dermis. Gejala anak yang mengalami impetigo jenis ini luka terasa sakit, memiliki cairan atau bernanah. Bekas luka akan sukar hilang meskipun sudah sembuh bahkan bisa hingga mengakibatkan pembengkakan kelenjar getah bening pada bagian tubuh yang terinfeksi.
Selain itu impetigo dapat mengakibatkan komplikasi meskipun jarang terjadi seperti Poststreptococcal glomerulonephritis (PSGN) yaitu radang ginjal yang berkembang akibat infeksi bakteri dan sering menyerang anak usia 6-10 tahun. Selanjutnya Cellulitis yang menyerang jaringan di bawah kulit dan akan menyebar ke getah bening dan masuk ke aliran darah. Adapula yang menyebabkan infeksi methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) yang kebal akan antibiotik. Terakhir dapat menyebabkan komplikasi yang menyebabkan warna kulit menjadi gelap atau terang.

 

CIRI- CIRI ANAK TERSERANG IMPETIGO

Impetigo bukan merupakan penyakit yang membahayakan yang beruhubungan dengan sistem fatal anak akan tetapi Impetigo akan mengganggu kesehatan anak lebih serius apabila dibiarkan. Impetigo merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh kuman Staphylocovvus Aures yang menyerang anak-anak semua usia. Sedangkan pada anak usia 2-5 tahun umumnya disebabkan karena streptococcoli.Jenis kuman tersebut sangat mudah menular.

Pada anak yang terserang Impetigo akan mengalami luka yang merah pada area wajah kemudian pada sekitar hidung dan mulut anak. Bahkan menjadi tanda umum yang dialami oleh anak yang mengalami Impetigo. Apabila luka anak semakin parah maka luka akan pecah dan mengeluarkan nanah beberapa hari sehingga akan membentuk kerak yang berwarna coklat kekuningan atau borok pada area kulit.
Anak yang terserang kuman penyebab Impetigo dapat disimpulkan memiliki ciri-ciri seperti berikut ini :
1.     Kulit anak memiliki warna merah disertai dengan bintik kecil pada bagian muka, kepala dan tangan.
2.     Pada bagian kulit yang sakit akan mengelepuh sehingga mengeluarkan cairan yang memiliki warna kuning madu dan semakin luas.
3.     Anak yang terjangkit impetigo akan mengalami gatal di area warna merah di kulit.
4.     Apabila sakit maka akan menjalar pada bagian tubuh ke bagian lainnya sehingga cairan akan melepuh.
5.     Akan terjadi pembengkakan kelenjar getah bening yang terinfeksi pada daerah sekitarnya.

PROSES PERKEMBANGAN GEJALA IMPETIGO

Gejala impetigo tidak langsung muncul setelah penderita terinfeksi, namun gejala biasanya baru terlihat setelah 4-10 hari terpapar bakteri. Umumnya jenis impetigo yang lebih sering menjangkiti adalah nonbulosa. Jika Anda atau anak Anda menderita impetigo, hindarilah menyentuh area kulit yang terinfeksi untuk mencegah penyebaran.

Infeksi impetigo bulosa biasanya muncul di bagian tengah tubuh antara pinggang dan leher atau lengan dan tungkai. Sedangkan infeksi impetigo nonbulosa biasa terjadi di sekitar mulut dan hidung. Tapi dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya melalui perantara jari, handuk, atau baju yang telah terpapar bakteri.
Berikut ini adalah perkembangan gejala impetigo bulosa:
  • Kulit yang melepuh dan berisi cairan berukuran 1-2 sentimeter yang terasa sakit dan membuat kulit di sekitarnya gatal.
  • Kulit melepuh yang dalam waktu singkat dapat menyebar ini kemudian pecah dalam beberapa hari.
  • Pecahan kulit yang melepuh kemudian meninggalkan kerak berwarna kuning.
  • Setelah sembuh, kerak kuning tersebut hilang tanpa meninggalkan bekas sama sekali.
Berikut ini adalah perkembangan gejala impetigo nonbulosa:
  • Munculnya bercak merah menyerupai luka yang tidak terasa sakit, namun gatal.
  • Bercak bisa menyebar dalam waktu singkat ketika disentuh atau digaruk, kemudian berganti menjadi kerak berwarna kecokelatan.
  • Setelah kerak yang ukurannya sekitar 2 sentimeter ini kering, yang tersisa adalah bekas berwarna kemerahan.
  • Bekas berwarna kemerahan ini dapat sembuh tanpa bekas dalam jangka waktu beberapa hari atau minggu.


0 komentar:

Posting Komentar